Kebijakan mengatasi kebutuhan stok barang

Kebijakan mengatasi kebutuhan stok barang

Stok barang menjadi masalah yang cukup krusial dalam operasional manajemen ritel. Hal itu karena terkait erat dengan pengelolaan serta perputaran barang dagangan. Bagaimana pun bagusnya barang dagangan yang di pajang di sebuah toko, jika pelangan tidak menemukan barang atau kebutuhan yang di carinya karena kehabisan persedian maka citra toko tersebut akan jatuh.

Kondisi ketidaktersediaan barang dagangan khususnya pada sebuah ritel lebih jauh akan mencerminkan ketidakmampuan peritel. Tentunya dalam hal pengelolaan stok/ persediaan barang dagangan. Lebih jauh, hal demikian menunjukkan pula ketidakprofesionalan dalam menjalankan/ menunjukkan kinerja terbaiknya sebagai seorang peritel.

Sebuah gambaran tentang persedian barang dagangan, toko ritel juga dituntut untuk selalu peka terhadap apa keinginan para pelanggannya. Hal itu untuk meningkatkan pangsa pasar dan apa yang menjadi target utama dan diraih oleh peritel. Tanpa suatu persediaan, para pengusaha dagang dihadapkan pada sebuah resiko. Yaitu pada suatu waktu tidak dapat memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan yang meminta barang.

Hal ini akan menutup kemungkinan bahwa peritel tersebut kehilangan kesempatan untuk memperoleh keuntungan yang seharusnya mereka dapatkan. Inilah sebenarnya yang menjadi dasar utama mengapa setiap ritel dan bahkan setiap pelaku perdagangan harus memiliki persediaan barang dagang.

Persediaan barang tersebut tentunya perlu perhitungan dengan batas yang wajar sesuai dengan beberapa faktor yang menjadi acuan. Stok barang yang kurang, hal demikian akan menjadi sangat riskan dan dapat menimbulkan kerugian oleh para pedagang itu sendiri. Belanjakanlah barang dagangan yang perputaran cepat/ paling sering dicari pelanggan. Untuk mengetahuinya, minimal pelajari barang apa saja yang paling laris dalam tiga bulan terakhir dari data penjualan.

Begitu juga dengan persediaan barang dagang yang berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan masalah perputaran barang yang sangat lama. Dalam artian untuk suatu jenis barang tertentu akan tertimbun lama dalam gudang. Sehingga proses perputaran uang dari keuntungan akan sulit didapatkan. Oleh sebab itu, keputusan yang bijak membuat perputaran barang yang sehat.

sumber

Categorized: ARTIKEL , cara mendirikan pt , cara pembuatan cv , cara pembuatan pt , cara pendirian pt , cara pengurusan cv , Jasa pembuatan cv , Jasa pembuatan pt , Jasa pendirian perusahaan , jasa pendirian usaha , jasa pengurusan perizinan , jasa perijinan usaha , jasa perizinan usaha , pendirian pt pma , pengurusan izin gangguan , pengurusan izin perusahaan , pengurusan izin pt , pengurusan izin usaha , pengurusan pt , syarat mendirikan pt