X
Menu

  CALL / WA 0812 9087 7291
X

Mengenal Apa ITU IPO dalam perusahaan

Mengenal Apa ITU IPO dalam perusahaan
IPO adalah kependekan dari Initial Public Offering artinya Penawaran Umum Perdana saham sebuah perusahaan untuk masyarakat umum. Jadi masyarakat umum berkesempatan untuk membelinya setelah ada IPO saham perusahaan tersebut karena sebelum ada IPO berarti saham belum di perdagangkan di pasar saham.
Tujuan perusahaan menjual saham IPO adalah untuk memperoleh dana segar dari publik biasanya bertujuan untuk modal tambahan karena perusahaan akan melakukan ekspansi memmperbesar usaha, membayar hutang perusahaan, meningkatkan likuiditas perusahaan serta memperkenalkan perusahaan ke publik.

Langkah-langkah perusahaan melakukan Initial Public Offering/IPO
Perusahaan yang akan melakukan IPO harus mendapatkan persetujuan dari Bursa Efek Indonesia terlebih dahulu
1. Perusahaan pemilik saham (emiten) melalui perusahaan sekuritas (underwriter) sebagai perantara untuk membantu menjual saham IPO melakukan pertemuan dengan auditor independen, Appraiser/penilai aset perusahaan dan juga konsultan hukum.
2. Public Expose dan Roadshow. Bertujuan untuk memperkenalkan perusahaan kepada calon investor tentang rencana pengembangan perusahaan dimasa yang akan datang.
3. Kemudian langkah berikutnya adalah Book Building. Setelah calon investor mulai tertarik, calon investor biasanya akan menawar dengan harga dan jumlah tertentu. Ini bertujuan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan harga pada saat IPO nanti.
Pada saat ini harga mulai ditentukan. Sehingga biasanya akan terjadi Oversubscribe artinya saham yang akan di IPOkan malah lebih banyak peminatnya sehingga saham yang ditawarkan lebih sedikit dari saham yang dipesan/saham yang dipesan malah lebih banyak daripada saham yang tawarkan. Sehingga harga saham IPO akan naik tinggi.
Namun biasanya ada kondisi dimana saham yang di pesan malah lebih sedikit daripada saham yang ditawarkan, ini menyebabkan harga saham yang akan di IPO kan akan lebih rendah.
4. Setelah Underwriter/penjamin emisi mencatat penawaran dari para calon investor, kemudian bersama emiten akan menentukan harga saham yang sesuai untuk di IPO kan. Ini berbeda dengan harga saham yang sudah ada di BEI. Hal ini nanti akan ada 2 kemungkinan:
Jika terjadi oversubscribe maka akan ada penjatahan bagi calon investor namun jika sahamnya sepi peminat, saham yang tidak laku akan di beli oleh si penjamin emisi (underwriter).

5. Book Building adalah proses penentuan harga saham yang sesuai setelah semua penawaran jumlah dan harga dari semua calon investor yang kemudian dicatat serta dikumpulkan. Biasanya yang bisa ikut proses ini adalah para investor dengan modal besar karena investor dengan modal kecil sangat sulit untuk mengikuti proses ini. Biasanya setelah itu akan disimpulkan, contohnya jika pada saat IPO saham terjadi banyak peminatnya/oversubscribe maka bisa di simpulkan bahwa IPO saham perusahaan tersebut adalah sukses.
sumber : http://carabelajarsaham.blogspot.co.id/2014/02/pengertian-tentang-apa-itu-ipo.html
Share

Administrator

Konsultan hukum, notaris, pengacara, jasa pendirian usaha , jasa pengurusan perizinan 

KATEGORI