X
Menu

CALL / WA 0812 9087 7291
X

Page 2

Cara memulai bisnis properti dengan modal minim

Bisnis bidang properti tidak harus di mulai dengan modal yang besar, memulai bisnis ini tanpa modal pun bisa. Bahkan bagi pemula pun bisa memulai bisnis yang satu ini. Mungkin yang di butuhkan adalah ketrampilan dalam berbicara dan meyakinkan calon pembeli. Berikut ini kami sudah mengulas beberapa cara memulai bisnis properti bagi pemula, siapa tahu beberapa cara atau langkah di bawah ini bisa bermanfaat dan menamabah wawasan anda tentang usaha properti, oke langsung saja.

Cara Memulai Bisnis Properti Dari Nodal Tanpa Modal

1. Mulailah Dari Lingkungan Sekitar

Tak perlu buru-buru dalam memulai bisnis bidang properti ini, mulailah terlebih dahulu dari lingkungan sekitar tempat anda tinggal. Selain lebih mengemat biaya, memulai bisnis properti dari lingkungan sekitar juga bisa sebagai ajang belajar anda dalam menjalankan bisnis properti. Karena ada baiknya apabila kita belajar dari hal terkecil terlebih dahulu dari pada langsung mengerjakan sesuatu yang besar namun hasilnya sia-sia.

2. Mulailah Mencari Properti Yang di Jual

Sekarang saatnya anda mencari properti yang ingin di jual oleh pemilik properti. Karena inilah tahapan awal dalam memulai bisnis ini. Pada umumnya, suatu properti yang akan di jual maka informasinya sangat kencang beredar, misalnya saja rumah yang ingin di jual tersebut berada di lokasi A, maka di lokasi lain semisal lokasi B dan C ada saja yang mendengar informasi tersebut. Memang bisnis properti ini sangat banyak yang menjalankan dan sangat banyak pula orang yang membutuhkan tempat tinggal.

3. Tawarkan Proposal Kerjasama Kepada Penjual

Setelah anda menemukan properti yang ingin di jual, maka ini merupakan kesempatan anda dalam megajukan kerjasama. Anda bisa menawarkan suatu proposal yang mana dengan proposal ini semuanya menjadi lebih jelas dan transparan. Namun sebelumnya, anda perlu menanyakan beberapa hal yang penting, seperti luas bangunan, harga jualnya, sistem pembayaran dan tanyakan semuanya sedetail mungkin agar nantinya antara anda, penjual dan pembeli lebih dai mudahkan dengan sistem yang jelas.
Baca Juga : Keuntungan Bisnis Properti Yang Harus Anda Tahu
4. Cari Pembeli, Usahakan Jangan Menaikkan Harga Dari Penjual

Apabila anda sudah mengikat kerjasama dengan penjual, maka selanjutnya adalah mencari pembeli dari properti tersebut. Nah, pada bagian inilah anda harus benar-benar pintar dalam berbicara dan meyakinkan calon pembeli. Ingat jangan sampai anda melebih-lebihkan keadaaan dari properti tersebut. Bicara saja apa adanya, karena nantinya calon pembeli akan tahu juga. Apabila anda ketahuan berbohong, kemungkinan besar calon pembei tidak jadi membeli properti tersebut.

Selain itu ada hal yang perlu anda ketahui dalam menjual properti, yakni usahakan jangan menaikkan harga jual yang sudah di tetapkan oleh penjual. Misalnya saja nilai properti tersebut 100 juta rupiah, maka anda harus menjual dengan nilai tersebut. Karena pada umumnya, penjual sudah menentukan komisi bagi anda. Komisi yang di berikan memang variatif setiap orang, bisa 2% bisa juga 2.5% semua tergantung dari orangnya. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika di awal kerjasama anda mengajukan komisi yang mana saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Namun sebagai perumpamaan saja, apabila anda berhasil menjualkan rumah dengan harga 100 juta rupiah, maka anda bisa mendapatkan komisi sebesar 2.5 juta rupiah, dengan catatan presentase komisi sebesar 2.5%.

5. Promosikan Secara Online

Saat ini promosi yang paling tertarget ialah promosi secara online. Anda bisa promosi melalui facebook, twitter atau bahkan beriklan di Google Adwords. Selain itu anda juga bisa membangun website properti, dengan begitu anda bisa menemukan penjual maupun pembeli dari segala penjuru Nusantara.
Baca Juga : 5 Tips Sukses Bisnis Jual Beli HP Bekas Bagi Pemula
Itulah beberapa cara atau beberapa tips dalam memulai bisnis properti. Beberapa cara di atas jelas bisa di mulai tanpa modal, kecuali dalam pembuatan website, karena anda memerlukan modal untuk membeli hosting dan domainnya. Cukup sekian semoga saja bermanfaat apa yang kami bagikan mengenai Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal.

 

sumber

butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , SIUP , TDP , KOPERASI , Pengurusan AKTA TANAH , AKTA JUAL BELI , surat izin impor , surat izin ekspor ?
hubungi :

pin BBM : 235F8BA6
hallo : 08111086915
Simpati : 082129737777
xl : 081808910704

Tips memilih asuransi dengan tepat sesuai kebutuhan

Berikut ini akan dibahas mengenai tip-tip untuk memilih beragam produk asuransi yang ditawarkan bukan hanya di Great Eastern melainkan juga produk-produk asuransi yang ada di luar. Jika ada pertanyaan seputar produk asuransi yang lain dapat ditanyakan di kamar ini.

 

TIP 1. Pastikan Penjual Produk Asuransi adalah Agen berlisensi AAJI dan sungguh-sungguh mewakili perusahaan asuransi yang dia rekomendasikan.

 

Tip pertama ini, menjadi tip yang penting untuk mengkonfirmasi apakah penjual asuransi adalah agen resmi atau sekedar broker saja. Apa yang menjadi kepentingan dari isue ini? Jika seseorang menjadi agen resmi maka ia akan sungguh-sungguh bertanggung jawab terhadap produk yang dijual dan terlebih lagi bertanggung jawab terhadap nasabah yang diprospek. Jika dia bukan agen resmi maka motivasi di dalam menjual produk asuransi sedikit dipertanyakan, hal yang penting adalah jika dia adalah seorang broker kemungkinan besar kita akan mengalami kesulitan bila terjadi klaim karena dia tidak dapat membantu secara langsung dan ini sangat merugikan nasabah yang mengambil produk asuransi tersebut.

 

Bagaimana cara kita mengkonfirmasi bahwa agen tersebut adalah agen resmi?Dengan cara menanyakan keanggotaan AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia). Setiap agen resmi pasti memiliki kartu AAJI baik itu sementara maupun FULL LICENSE. Jadi tidak ada salah menanyakan keanggotaan mereka jika anda ditawarkan produk asuransi. Ini untuk memastikan bahwa agen yang menawarkan produk tersebut nantinya dapat membantu anda jika terjadi klaim atau mengurus administrasi dll. Jika dia tidak mempunyai kartu AAJI maka “Kesan pertama sudah sangat meragukan, dan SELANJUTNYA terserah anda…..”

 

Tip 2. Kenali Kebutuhan dan Kemampuan Kita Lebih Dahulu, Baru Melihat Pada Produk yang Ditawarkan.

 

Seringkali kita tidak mengetahui secara tepat kebutuhan kita dalam membeli sesuatu. Membeli produk asuransi tidaklah sama dengan membeli produk-produk tangible (dapat dilihat, disentuh dan dilihat) seperti mobil, rumah dll. Asuransi adalah produk intangible (tidak dapat dilihat, disentuh apalagi dilihat) namun efek yang diperoleh adalah whole life (seumur hidup), oleh karena itu pertimbangan awal sangat menentukan karena jika tidak tepat didalam memilih maka kerugian yang dirasakan adalah seumur hidup (meskipun kita bisa berhenti kapan saja untuk menutup Polis Asuransi kita, namun itu berarti suatu kerugian).

 

Maka ketika memutuskan untuk mempertimbangkan membeli Polis Asuransi suatu produk dari perusahaan Asuransi, kita harus menentukan kebutuhan kita terlebih dahulu. Contohnya adalah sebagai berikut:

 

Andrew sudah berkeluarga dan mempunyai 2 anak, ia mempunyai penghasilan 3 jt sebulan, dia berencana untuk membeli produk asuransi untuk memproteksi dirinya dan keluarganya. Produk apa yang sekiranya tepat untuk Andrew dan keluarganya?Setelah dilakukan wawancara kebutuhan didapat bahwa Andrew menginginkan:a. Semua anggota keluarga diproteksi ketika meninggal dunia.b. Semua anggota keluarga diproteksi ketika mengalami sakit untuk rawat inap.c. Semua anggota keluarga diproteksi ketika mengalami sakit kritis.d. Semua anggota keluarga diproteksi ketika mengalami kecelakaan.e. Andrew menginginkan premi yang tidak hilang dan terus bertambah nilainya.

 

Melihat kebutuhan Andrew, tentu saja produk asuransi ada yang dapat meng-cover semua kebutuhan tersebut. Namun dengan penghasilan 3 jt per bulan, pertanyaan yang penting adalah berapa dana yang mampu disediakan untuk membayar premi per bulan, setelah semua kebutuhan harian dicukupi? Baiklah pada saat ini anggap saja Andrew ingin menabungkan dananya sebesar Rp 500.000 per bulan. Mari kita simak hal-hal berikut.

 

Perlu diketahui bahwa asuransi jiwa mengandung unsur asuransi dasar yaitu asuransi kematian dan asuransi cacat tetap, sehingga semua produk asuransi jiwa dapat dipastikan mempunyai klausul ini (sering disebut sebagai Uang Pertanggungan). Nah proteksi yang lain hanyalah sebagai asuransi tambahan (lihat pembahasan RIDER dalam topik yang lain). Asuransi dasar maupun asuransi tambahan mempunyai biaya asuransi yang harus dibayarkan dalam jangka waktu tertentu, ada yang seumur hidup, ada yang temporari. Biaya ini akan dikurangkan dari premi yang disetorkan. Ini berarti bahwa jika Andrew mengingkan nilai tunai dari premi tidak berkurang (artinya ada segi investasi/tabungan dari asuransi yang diinginkannya) maka ia harus mengorbankan keinginan mendapatkan semua proteksi yang diinginkan. Karena:- Jika Andrew menginginkan semua anggota diproteksi, maka sudah dapat dipastikan biaya asuransi bulanan akan sangat tinggi dan berarti itu akan mengurangi nilai tunai yang didapat karena premi yang direncanakan hanya 500rb rupiah. Berbeda jika premi yang disetor sebesar 5 jt maka dapat dipastikan semua proteksi dapat diperoleh. Dengan nilai tunai yang semakin berkurang karena beban biaya asuransi tambahan yang banyak, maka dikawatirkan dana tidak cukup sampai batas usia tertentu sehingga Andrew akan mengalami kerugian double, yaitu nilai tunai habis, proteksi berhenti.- Jika Andrew menginginkan nilai tunai dari asuransi lebih daripada proteksi maka yang perlu diputuskan adalah membuang beberapa proteksi tambahan, memilih beberapa yang paling tepat, tidak memasukkan semua anggota keluarga di dalam program asuransi tapi memilih yang benar2x perlu diasuransikan, sehingga nantinya investasi yang dilakukan akan maksimal (pembicaraan ini berlaku untuk asuransi dengan basis Unit Link).

 

Jadi tidaklah salah untuk menyingkirkan beberapa asuransi tambahan untuk memaksimalkan kebutuhan utama kita dengan pertimbangan2x yang matang tentunya.

 

TIP 3. Kenali Perusahaan Asuransi yang Menawarkan Produk.

 

Tidak usah tergesa-gesa di dalam membeli produk asuransi, namun juga jangan terlalu lama karena, jangan lupa, proteksi asuransi sangat diperlukan di dunia yang tidak terprediksi ini, kita tidak tahu kan kapan kita sakit, kita mengalami musibah atau bahkan meninggal dunia?

 

Nah, untuk menentukan kredibiltas perusahaan memang tidak mudah, tapi paling tidak hal-hal berikut patut dipikirkan.

 

a. Umur PerusahaanUmur perusahaan sangat menentukan kredibilitas perusahaan karena itu membuktikan eksistensi perusahaan yang terus berjalan diterpa berbagai kesulitan perekonomian dari masa ke masa. Hanya saja seringkali umur perusahaan tidak berbanding lurus dengan pelayanan dan kualitas produk, karena kadang ada yang sudah tua tapi terikat pada management model lama, sehingga tidak berkembang. Tapi paling tidak ini menjadi pertimbangan awal yang perlu ditanyakan.

 

b. Award yang DiperolehKredibilitas perusahaan juga ditunjang dari kemampuan perusahaan dalam memperoleh AWARD2x di ajang-ajang misalnya Customer Satisfaction, Brand Award dll. Keterlibatan perusahaan asuransi di dalam ajang2x kompetisi seperti ini sangat penting karena basis bisnis asuransi adalah jasa, jadi komitmen untuk melayani pelanggan dengan baik menjadi bukti kesungguhan perusahaan tersebut di dalam menjaga kepercayaan customer.

 

c. PermodalanAda banyak pendapat bahwa asuransi non-lokal lebih kuat dibandingkan asuransi lokal.Pendapat ini tidak salah meskipun tidak tepat. Karena memang pada kenyataannya ada asuransi lokal yang gulung tikar gara-gara modal tidak kuat dan hanya sebagai kepanjangan tangan dari Konglomerasi Perusahaan yang sudah ada. Tapi jika kita melihat tidak sedikit juga perusahaan asuransi lokal yang bertahan sampai waktu yang lama, bahkan sampai sekarang pun masih eksis. Ini membuktikan bahwa perusahaan tersebut mampu bertahan terhadap badai ekonomi yang melanda negeri kita ini.Hal ini memang berbeda dengan perusahaan asuransi non-lokal, karena disamping dia harus diaudit dengan kriteria yang ketat di Departemen Keuangan untuk bisa berbisnis di Indonesia, dia juga punya basis modal di beberapa negara yang bisa saling membantu jika ada gejolak ekonomi di negara yang lain. Jadi secara permodalan perusahaan asuransi non-lokal bisa diandalkan.

 

d. Arah Investasi Perusahaan AsuransiSelain permodalan, maka arah investasi perusahaan asuransi perlu dipertanyakan. Untuk perusahaan lokal pastinya arah investasi ada di dalam negeri, untuk hal ini perlu dicek ke mana dana tersebut dikembangkan/diinvestasikan karena keamanan dana asuransi terletak di kebijakan perusahaan asuransi tersebut di dalam menempatkan dana investasinya. Jika dia memilih invetasi ke saham perusahaan yang bermasalah maka bisa jadi dana nasabah terancam, seperti contoh asuransi lokal yang bermasalah beberapa waktu yang lalu.Untuk perusahaan asuransi non-lokal, dana investasi perlu juga dipertanyakan, tentu ada yang diinvetasikan ke luar negeri ada yang di dalam negeri. Kerugian bila dana diinvetasi ke luar negeri adalah : Capital Flowing, atau uang kita lari ke luar negeri (tentu kita tidak mau ya karena bagaimana pun juga kita adalah bangsa Indonesia yang cinta tanah air, hehe..) dan kita tidak bisa control perkembangan investasi kecuali kalau kita getol mengecek kondisi saham di luar negeri. Nah idealnya adalah perusahaan asuransi non-lokal yang invetasinya di dalam negeri, karena kita mendapat 2 (dua) keuntungan yaitu modal pasti kuat dan uang nasabah tidak lari ke luar negeri serta kita bisa melihat/mengontrol perkembangannya.Adakah perusahaan yang demikian? Pasti ada dong …

TIP 4. Bandingkan Produk dengan Asuransi Lain.

 

Nah, ini tip yang paling asyik karena berarti kita merelakan diri kita dikerubuti oleh agen asuransi, hahaha … tapi tidak mengapa, karena membandingkan produk itu adalah hak nasabah/konsumen, jadi memang lebih baik untuk mendapatkan produk asuransi yang terbaik, tidak usah terburu-buru, minta beberapa perusahaan asuransi membuatkan ilustrasi dan mulailah belajar produk asuransi. Tentu perbandingan ini juga didasari pengetahuan tip-tip sebelumnya sehingga ketika mendapatkan produk yang paling tepat itu adalah hasil pertimbangan yang matang. Bisa jadi kita tidak mendapat produk yang terbaik karena memang tidak ada produk yang sempurna, karena semua produk mempunyai konsekuensi tersendiri, tapi paling tidak dengan membandingkan kita menjadi lebih tahu bagaimana konsukeunsi yang perlu dipikirkan.

sumber

butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , SIUP , TDP , KOPERASI ?
hubungi :

pin BBM : 235F8BA6
hallo : 08111086915
Simpati : 082129737777
xl : 081808910704

Yang dimaksud dengan manager adalah orang atau seseorang yang harus mampu membuat orang-orang dalam organisasi yang berbagai karakteristik, latar belakang budaya, akan tetapi memiliki ciri yang sesuai dengan tujuan (goals) dan teknologi (technology).
Dan tugas seorang manager adalah bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variabel (karakteristik, budaya, pendidikan dan lain sebagainya) kedalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian.
Adapun mekanisme yang diperlukan untuk menyatukan variabel diatas adalah sebagai berikut:
  • Pengarahan (direction) yang mencakup pembuatan keputusan, kebijaksanaan, supervisi, dan lain-lain.
  • Rancangan organisasi dan pekerjaan.
  • Seleksi, pelatihan, penilaian, dan pengembangan.
  • Sistem komunikasi dan pengendalian.
  • Sistem reward
Setidaknya ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu:
  • Karakter Pribadinya
  • Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
  • Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin
Karakter Pribadinya
  1. Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
  2. Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
  3. Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.
  4. Asertif
  5. Memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.
Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
  1. Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.
  2. Pelaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.
  3. Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.
  4. Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.
  5. Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
  6. Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin
  1. Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
  2. Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
  3. Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.
  4. Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.
  5. Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.
  6. Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.
  7. Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.
  8. Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.

Sumber :
– http://dewz-baguz.blogspot.com/2012/04/pengertian-tugas-manager.html
-http://belajarmanagement.wordpress.com/2009/03/23/pengertian-dan-tugas-manager/

butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , SIUP , TDP , KOPERASI ?
hubungi :

pin BBM : 235F8BA6
hallo : 08111086915
Simpati : 082129737777
xl : 081808910704

Cara memilih rekan bisnis dengan tepat
Tidak jarang , bisnis yang dijalani bersama sering mengalami konflik sesama pemilik usaha tersebut. adakalanya kita dapat berhati hati dalam memilih rekan bisnis. berikut ini tips singkat cara memilih rekan bisnis dengan tepat.

Pilihlah orang yang memiliki visi yang sama dengan anda.
Kriteria pertama yang wajib ada pada partner usaha anda adalah visi yang sama dengan anda. karena memiliki visi yang sama dengan anda akan sangat membantu dalam mengembangkan usaha yang akan anda dan partner anda bangun bersama. Selain itu, dengan memiliki visi yang sama, usaha yang anda berdua akan bangun tidak akan kehilangan arah karena kedua kepala memiliki tujuan yang sama. Kinerjapun akan semakin cepat karena ada dua orang yang akan mengerjakan tugas yang sama dalam sebuah usaha.
.
Memiliki sikap dan kemampuan yang sama atau lebih baik dari anda.
Memiliki partner seharusnya akan membuat anda semakin mudah dalam menjalankan usaha. Karena dengan adanya partner, maka anda tidak akan bekerja sendiri. oleh sebab itu, demi mendapatkan kemudahan bersama dalam membangun sebuah usaha, maka pilihlah partner yang memiliki sikap yang sama atau lebih dari anda. sikap disini sangat penting digunakan dalam membangun sebuah usaha terutama pada masa awal pembangunan sebuah usaha karena kita akan menghadapi banyak sekali rintangan.
.
Memahami usaha yang akan anda geluti.
Sudah pasti anda perlu memilih seorang partner yang juga memahami tentang apa usaha yang akan anda dan partner anda akan bangun nantinya. Sangat tidak baik jika anda hanya mencari partner karena membutuhkan dananya saja karena biasanya model usaha kerjasama seperti ini akan berakhir dengan kehancuran karena tidak semua memahami apa yang sedang dilakukan.
.

Mengenal dengan baik orang yang akan anda ajak bekerjasama.
Memang benar jika mengajak teman anda menjadi partner usaha anda adalah sebuah ide yang baik sekali. Namun hal ini bukanlah kriteria pertama karena jika teman anda tidak memiliki kriteria lainnya, maka ada baiknya anda tidak memaksakan untuk mengajak teman anda tersebut untuk bekerjasama dalam membangun usaha bersama karena kemungkinan besar persahabatan anda bisa retak saat terjadi permasalahan pada usaha yang sedang anda rintis bersama. Oleh sebab itu, pastikan terlebih dahulu mengenal teman anda secara lebih dalam jika memang anda ingin mengajaknya bekerjasama dalam membangun sebuah usaha. Memang dengan bekerjasama membangun sebuah usaha bersama dengan teman lama kita akan memberikan efek yang baik di dalam usaha yang kita bangun.
.
Setelah anda memahami beberapa hal yang perlu anda perhitungkan dalam mencari partner kerjasama usaha, kami harapkan anda bisa lebih fokus lagi dalam menentukan siapa yang akan anda ajak bekerjasama dalam membangun sebuah usaha. Pastikan bahwa partner anda mampu memberikan dorongan kepada anda dan juga sebaliknya agar usaha yang anda bangun menjadi semakin kokoh saja.
butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , SIUP , TDP , KOPERASI ?
hubungi :pin BBM : 235F8BA6
hallo : 08111086915
Simpati : 082129737777
xl : 081808910704

Secara alamiah tiap kegiatan bisnis pasti mengandung resiko untung atau rugi. Dengan menyadari kenyataan ini maka proses untuk memilih bisnis yang akan dijalankan akan lebih mudah untuk Anda.
Kunci dalam memilih jenis usaha yang akan dijalankan adalah jangan terlalu fokus pada jenis usahanya, melainkan lebih memberi perhatian kepada kesiapan mental Anda sendiri. Dengan kata lain apapun jenis usaha yang Anda pilih pada dasarnya tidak menjadi masalah benar, karena Anda sendirilah faktor utama yang menentukan sukses tidaknya bisnis Anda.

Pertama, analisalah minat dan pengalaman anda sendiri selama ini. Apa bekal pendidikan formal dan non formal anda? Apa hobi dan kesukaan anda? Apa latar kesenangan anda terhadap usaha yang hendak anda pilih?

1. Menyukai bisnis yang dipilih
Anda bisa mulai mencoba membuka usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan Anda. Karena kalau sudah suka, Anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan.

Jangan pernah meremehkan kata bahagia dalam bisnis??! Anda harus merasa bahagia dengan bisnis Anda jika menginginkan usaha itu sukses. Mengapa? Karena dengan melakukan pekerjaan yang disenangi, Anda akan:
– melakukan pekerjaan yang lebih baik kepada para pelanggan
– merasa lebih senang, serta
– mendapat lebih banyak pendapatan karena pelanggan yang dihubungi akan membeli lebih banyak

2. Keahlian yang paling dikuasai
Dengan mencoba membuka usaha yang memang sudah Anda kuasai bidangnya. Walaupun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin Anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan.
Keahlian tidak harus selalu berhubungan dengan bakat dan hobby seperti menjahit, memasak, melukis, atau menyanyi.

Sesuatu pekerjaan yang kita ketahui seluk beluknya dan terbiasa melakukannya bisa dianggap sebagai keahlian kita. Misalnya jika Anda adalah seorang agen asuransi, broker property, atau seorang account executive, maka Anda mungkin ahli dalam berkomunikasi dengan orang lain dan tidak sulit bagi Anda untuk memasarkan sesuatu karena sudah terbiasa melakukannya. Temukanlah sesuatu dalam pekerjaan sehari–hari Anda yang sangat Anda kuasai, dan lihatlah apakah keahlian Anda dapat mendukung bisnis pilihan Anda.

3. Pilihan situasi kerja yang disukai
Setiap jenis usaha mempunyai situasi kerja yang berlainan yang menjadi dasar berjalannya bisnis tersebut. Untuk memilih yang cocok dengan Ada maka carilah situasi kerja bisnis yang sesuai dengan karakter Anda. Jika Anda lebih menyukai bekerja sendirian, pilih usaha yang membuat Anda jarang bertemu dengan orang lain.

Usaha seperti ini memberi kebebasan pribadi lebih leluasa. Bila Anda lebih menyukai tinggal di rumah untuk melakukan pekerjaan, pilihlah usaha yang tidak mengharuskan meninggalkan rumah. Anda dapat aktif bekerjasama dengan para pelanggan, jika Anda mau. Tapi bila Anda menyukai bekerja di luar rumah, pilihlah usaha yang memungkinkan Anda pergi ke tempat kerja yang berbeda-beda

4. Telusuri kemana uang Anda pergi
Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang Anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha ini adalah untuk menambah penghasilan bukan, maka Anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen, produsen dan seterusnya.

Coba lihat bahwa Anda selama ini mengeluarkan uang untuk membeli buku, foto kopi, makan, kos, transport dan sebagainya. Teliti satu persatu arus uang yang sudah Anda keluarkan pada sopir angkot, pengusaha makanan, toko buku dan sebagainya. Mungkin ada salah satu celah dimana Anda bisa menikmati keuntungan dari arus uang tadi.

5. searching / mencari peluang usaha
Rajin-rajinlah mengikuti berita tentang kesempatan berwiraswasta. Simaklah segala bentuk iklan, yang memungkinkan usaha berwiraswasta. Gampangnya, ikuti saja iklan kecik,dan jasa, kursus, lowongan pekerjaan, iklan tentang rumah makan, pameran dagang dan lainnya

Bersilaturrahmi, hal ini sangat dianjurkan dalam ajaran agama Islam, apalagi dalam urusan mencari rezeki, hanya tentu saja niatnya harus karena Allah, bukan semata-mata berniat untuk urusan yang lain. Bersilaturrahmi bisa dilakukan dengan teman-teman atau kenalan baru Anda, dengan saudara, atau dengan siapa saja, apalagi jika mereka orang-oragng yang bergerak dalam dunia usaha. Ungkapkan kepada mereka mengenai keinginan Anda untuk mencari produk atau usaha tertentu
Sebelum menentukan salah satu jenis usaha yang paling tepat, maka lakukan analisis terhadap daftar usaha tersebut, untuk memudahkan peluang usaha mana yang akan Anda pilih.

Analisa Sektor Usaha. Apakah sektor usaha tersebut merupakan salah satu dari keinginan Anda. Beri urutan, dan usaha yang paling Anda minati letakkan di urutan paling atas.

Analisa Modal Usaha. Berapa besar modal yang diperlukan untuk usaha tersebut. Berapa modal yang Anda miliki, atau berapa modal dari sumber lain.

Analisa Keuntungan. Berapa besar keuntungan yang bisa diperoleh dari usaha tersebut berkaitan dengan seberapa besar kebutuhan hidup Anda. Kalau masih kurang, masih bisakah memilih usaha lain atau menambahkan jenis usaha yang lain.

Analisa prospek. Pelajari keadaan jenis usaha tersebut saat ini dan untuk masa yang akan datang. Dari sekian daftar usaha, mana yang memberikan prospek terbaik.

Sebelum mengambil keputusan terakhir, cobalah periksa kembali kriteria dari setiap pilihan. Tanyakan kepada orang-orang yang telah berpengalaman, serta mintalah pendapatnya mana kira-kira usaha yang paling tepat dan sesuai bagi Anda beserta alasannya.

Tapi Ingat, apapun pendapat teman Anda, yang menjadi pertimbangan utama Anda adalah tetap keinginan dan kemampuan Anda, karena Andalah yang paling mengenal potensi diri anda, serta Anda-lah yang akan menjalankan usaha tersebut. Apalagi jika usaha tersebut berkaitan dengan hobi Anda, apapun yang terjadi.., Anda akan selalu enjoy melakukannya.

sumber

butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , SIUP , TDP , KOPERASI ?
hubungi :

pin BBM : 235F8BA6
hallo : 08111086915
Simpati : 082129737777
xl : 081808910704

KATEGORI