X
Menu

  CALL / WA 0812 9087 7291
X

Mengenal apa itu JOINT VENTURE / PARTNERING

untuk memperkuat & memperlebar jaringan bisnis yang dimiliki oleh pengusaha , tak jarang mereka membuat joint venture atau yang dikenal sebagai penggabungan beberapa perusahaan / manajemen yang berbeda secara badan hukum.

Joint venture adalah 2 atau lebih perusahaan yang membentuk partnership atau konsorsium secara temporer/sementara dengan tujuan memanfaatkan peluang. Ada beberapa bentuk joint venture, seperti :

– Beberapa perusahaan yang membentuk organisasi terpisah dengan pembagian kepemilikan.

– Cooperative arrangement dalam berbagai bidang, missal: kerjasama penelitian dang pengembangan, distribusi, lintas lisensi, lintas manufaktur, joint-bidding consortia.

Joint venture dan coorperative arrangement semakin banyak di gunakan karena ada beberapa manfaat yang bisa di peroleh oleh perusahaan, misalnya seperti :

– Memungkinkan perusahaan akan dapat memperbaiki komunikasi dan networking.

– Memungkinkan perusahaan beroperasi secara global.

– Dapat meminimumkan resiko.

Menurut Kathryn Rudie Harrigan, menyimpulkan tren makin meningkatnya pemakaian joint venture terutama di sebabkan oleh beberapa factor:

– Kelangkaan sumber daya dalam lingkungan bisnis global.

– Semakin cepatnya perubahan teknologi

– Meningkatnya kebutuhan modal

– Semakin banyaknya pertanyaan, “joint venture dan coorperative arrangement mana yang lebih cocok?”

– Semakin banyaknya pertanyaan tentang bagaimana memanage joint venture yang paling efektif.

Dalam pasar global terkait antara internet, joint venture, partnership, dan aliansi, hal-hal tersebut telah mampu membuktikan pertumbuhan perusahaan yang semakin efektif di bandingkan dengan merger dan akuisisi. Beberapa bentuk strategic patnering, meliputi :

– Outsourching

– Information sharing

– Joint marketing

– Join R & D

Ada banyak contoh aliansi strategic yang sukses, seperti Starbucks melakukan joint venture dengan President Coffee Cina untuk membuka ratusan jaringan Starbucks di Cina. Ingat Cina telah ribuan tahun di kenal sebagai Negara peminum teh, tapi Starbucks telah membangun selera orang Cina atas kopi.

Berikut alasan partnering sebagai alat strategi :

– Globalisasi.

Contoh : Aqua berhasil memasuki pasar global setelah partner dengan Danone.

– Teknologi. Melalui internet memungkinkan keterkaitan partner yang semakin luas. Internet telah membuka jalan dan melegitimasi perlunya aliansi sebagai alat untuk pertumbuhan perusahaan.

Walaupun banyak keberhasilan joint venture yang telah di uraikan, akan tetapi ada juga kelemahan joint venture, missal:

– Manager yang harus berkolaborasi dalam joint venture operasi harian tidak terlibat dalam pembentukan joint venture.

– Joint venture mungkin bermanfaat bagi perusahaan tetapi belum tentu bermanfaat bagi pelanggan.

– Joint venture mungkin tidak di dukung seimbang dari setiap pihak yang berpartner, sehingga bermunculan problem baru.

– Joint venture memungkinkan mulai timbiulnya persaingan antara 1 partner dengan lainnya.

Share

Administrator

Konsultan hukum, notaris, pengacara, jasa pendirian usaha , jasa pengurusan perizinan 

KATEGORI