X
Menu

CALL / WA 0812 9087 7291
X

ISO service bureau

Meningkatkan standar mutu dengan ISO 9001& Jasa Pengurusan ISO 9001

Meningkatnya persaingan semakin menyadarkan perusahaan-perusahaan akan mutu. Arti mutu atau kualitas yang semula bersifat netral kini telah mengarah ke positif. Semakin kritisnya pelanggan dalam menyikapi mutu produk semakin meningkatkan kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan mutu. ISO 9001 telah menjadi salah satu persyaratan dalam perdagangan dunia sebagai salah satu wujud jaminan terhadap mutu produk yang dijual, bahkan persyaratan ini telah menjadi persyaratan yang mutlak dari pelanggan negara-negara maju khususnya Amerika, Eropa, Japan, hal ini menjadi tantangan bagi perusahaan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan.

ISO 9001 adalah standar internasional yang diakui dunia untuk sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan bersifat global. SMM menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan dan seperangkat prinsip-prinsip dasar dengan pendekatan manajemen secara nyata dalam aktifitas rutin perusahaan. This system besifat general and can be applied to various types of organizations and industries. The system is also flexible to steer the various organizations and industry in achieving efficiency and effectiveness in its management to achieve customer satisfaction.

An institution / organization who has obtained accreditation (recognition of an independent party) ISO, can be said to have met the international requirements in terms of quality assurance management products / services it produces.

ISO 9001 dipelajari oleh berbagai bidang pendidikan. Pada bidang ekonomi dan ergonomi (teknik industri), sistem manajemen ini banyak ditemui di kuliah total quality management (TQM).
butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , License , TDP , YAYASAN , KOPERASI , Pengurusan AKTA TANAH , AKTA JUAL BELI , surat izin impor ,biro jasa KITAS, surat izin ekspor & perizinan lainnya ?
contact :

pin BBM : 235F8BA6
Hello : 08111086915
Sympathy : 082129737777
xl : 081808910704

Jasa Pengurusan OHSAS 18001 :2007

Standar OHSAS 18001 : 2007 Occupational Health and Safety Management Systems ialah standar internasional dalam (in order to) membangun dan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam suatu organisasi (perusahaan) di tempat kerja.

Standar OHSAS 18001 ialah standar yang paling secara umum banyak dianut (dirujuk) oleh banyak perusahaan (organization) dalam melaksanakan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam manajemen organisasi (perusahaan) concerned.

Standar OHSAS 18001 merupakan standar yang mudah digunakan serta mudah diterapkan dan dikembangkan pada berbagai macam organisasi dan tingkatannya (example : organisasi pendidikan, perusahaan, rumah sakit maupun organisasi/bisnis/perusahaan lainnya).

14

butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , License , TDP , YAYASAN , KOPERASI , Pengurusan AKTA TANAH , AKTA JUAL BELI , surat izin impor ,biro jasa KITAS, surat izin ekspor & perizinan lainnya ?
contact :

pin BBM : 235F8BA6
Hello : 08111086915
Sympathy : 082129737777
xl : 081808910704

17 elemen dalam ISO 14001 & Jasa Pengurusan STANDAR ISO

In principle, keenam prinsip ISO 14001 – Environmental Management System diatas dapat dibagi menjadi 17 elemen, ie:

  • Environmental policy (kebijakan lingkungan): Pengembangan sebuah pernyataan komitmen lingkungan dari suatu organisasi. Kebijakan ini akan dipergunakan sebagai kerangka bagi penyusunan rencana lingkungan.
  • Environmental aspects (aspek lingkungan): Identifikasi aspek lingkungan dari produk, kegiatan, dan jasa suatu perusahaan, untuk kemudian menentukan dampak-dampak penting yang timbul terhadap lingkungan.
  • Legal and other requirements (persyaratan perundang-undangan dan persyaratan lain): Mengidentifikasi dan mengakses berbagai peraturan dan perundangan yang terkait dengan kegiatan perusahaan.
  • Objectives and targets (tujuan dan sasaran): Menetapkan tujuan dan sasaran lingkungan, yang terkait dengan kebijakan yang telah dibuat, dampak lingkungan, stakeholders, dan faktor lainnya.
  • Environmental management program (program manajemen lingkungan): rencana kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran
  • Structure and responsibility (struktur dan tanggung jawab): Menetapkan peran dan tanggung jawab serta menyediakan sumber daya yang diperlukan
  • Training awareness and competence (training, kepedulian, dan kompetensi): Memberikan pelatihan kepada karyawan agar mampu mengemban tanggung jawab lingkungan.
  • Communication (communication): Menetapkan proses komunikasi internal dan eksternal berkaitan dengan isu lingkungan
  • EMS Documentation (dokumentasi SML): Memelihara informasi EMS dan sistem dokumentasi lain
  • Document Control (pengendalian dokumen): Menjamin kefektifan pengelolaan dokumen prosedur dan dokumen lain.
  • Operational Control (pengendalian operasional): Mengidentifikasi, merencanakan dan mengelola operasi dan kegiatan perusahaan agar sejalan dengan kebijakan, the purpose, dan saasaran.
  • Emergency Preparedness and response (kesiagaan dan tanggap darurat): mengidentifikasi potensi emergency dan mengembangkan prosedur untuk mencegah dan menanggapinya.
  • Monitoring and measurement (pemantauan dan pengukuran): memantau aktivitas kunci dan melacak kinerjanya
  • Nonconformance and corrective and preventive action (ketidaksesuaian dan tindakan koreksi dan pencegahan): Mengidentifikasi dan melakukan tindakan koreksi terhadap permasalahan dan mencegah terulang kejadiannya.
  • Records (rekaman): Memelihara rekaman kinerja SML
  • EMS audits (audit SML): Melakukan verifikasi secara periodik bahwa SML berjalan dengan baik.
  • Management Review (pengkajian manajemen): Mengkaji SML secara periodik untuk melihat kemungkinan-kemungkinan peyempurnaan berkelanjutan.

butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , License , TDP , YAYASAN , KOPERASI , Pengurusan AKTA TANAH , AKTA JUAL BELI , surat izin impor ,biro jasa KITAS, jasa pengurusan ISO, surat izin ekspor & perizinan lainnya ?
contact :

pin BBM : 235F8BA6
Hello : 08111086915
Sympathy : 082129737777
xl : 081808910704

& Nbsp;

Know what the ISO 22000 & Jasa Pengurusan ISO 22000

The international standard ISO 22000 explain the terms of food safety management system that includes the following elements:

interactive communication
management system
programs predecessors
HACCP principles
Review critical of these elements has been done by many scientists[1], [2], [3],.[4] Communication between the network of food businesses to ensure that food safety risks are identified and controlled with enough food at each network is important. It emphasizes communication between organizations both to the level of both leaders and subordinates. Communication with customers and suppliers regarding the introduction of risk and control monitoring will greatly assist in the delivery of the explanation for the needs of its customers and suppliers.

Recognition of the role and position of the organization in a network of food is imperative to ensure effective interactive communication throughout the network to produce safe food products to the end customer.

Food safety system is most effective is the application, and renewal within the framework of the implementation of a management system tersturktur and incorporated into all the activities of the management of an organization. This provides maximum benefit untuku an organization and interested parties. ISO 22000 The adjusted ISO 9001 in order to strengthen the alignment of the two standards.

ISO 22000 can be applied independently of other management system standards or combined with the presence of the existing management system.

ISO 22000 memasukan prinsip sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) and implementation steps developed by the Codex Alimentarius Commission (Commission Food Books). Which means-persyaran requirements to be examined, combines the HACCP plan with programs History. Hazard analysis is the key for a system of Management of food safety, since the implementation of hazard analysis helps to regulate the application of the knowledge needed to create a variety of starting-effective measure. ISO 22000 requires all the risks that are possible on the food network, including the harm caused by the process and facilities used, identifiable and measurable. Thereby providing a means for the identification and documentation of the reasons why some of the identified risks should be controlled by a particular organization and not to other organizations.

At the time of hazard analysis, the organization determines the strategy to be used to ensure hazard control by combining previous programs and HACCP plans.

ISO while developing standards related to ISO tampbahan 22000. These standards will be known as part of the family ISO 22000. For now, the following standards become part of the family of ISO standards 22000:

ISO 22000 - Management of food safety systems - Requirements for organizations in the food network.

ISO 22001 - Guidelines on the application of ISO 9001:2000 for the food and beverage industry (replace: ISO 15161:2001).

ISO/TS 22002 - Program prerequisite food safety-Section 1 : manufacture of food

ISO/TS 22003 - Food safety management systems for business sectors that provide audit and certification services for the Management of food safety system.

ISO/TS 22004 - Food safety management system – Will guide the application of ISO 22000:2005.

ISO 22005 - Ability checks in food networks – General principles and basic requirements for system design and implementation.

ISO 22006 - Quality management system – Guide on the application of ISO 9002:2000 for crop production.

ISO 22000 also used in the Food Safety System Certification (Food Safety Systems Certification (FSSC)) FS22000 scheme. FS22000 is a skeman approved for'll Global Food Safety Initiative (Global Food Safety Initiative (GFSI).

& Nbsp;

butuh jasa pendirian usaha PT , CV , PT PMA , License , TDP , YAYASAN , KOPERASI , Pengurusan AKTA TANAH , AKTA JUAL BELI , surat izin impor ,biro jasa KITAS, surat izin ekspor & perizinan lainnya ?
contact :

pin BBM : 235F8BA6
Hello : 08111086915
Sympathy : 082129737777
xl : 081808910704

CATEGORY